Jangan Kau Pungkiri Hatimu

ku termenung di tepian hati
mencoba menelisik lika-liku hati
tatkala sang putri sejenak menepi
aku tak mengerti dengan semua ini
terkadang kau siramkan kesejukan hati
selepas itu kau tancapkan duri-duri
aku masih tak mengerti
kelinglungan mulai menjangkiti pikiran ini
hingga sadar pun tak kunjung kembali
dalam kelinglunganku kau kembali
menggoda merayu dalam isyarat hati
hingga angkuhku pun terkikis mati
kasih, sayang, mesra kau tiupkan kerelung hati
ku terlena hingga tak pedulikan diri
masa dan waktuku hanya tuk mengabdi
ketika sang waktu bertanya pada diri ini
hanya senyum yang kuberi
ia pun tak mengerti kenapa begini
namun,,, tiba-tiba kau kembali dengan sejuta amunisi
menghujatku kenapa kulakukan semua ini
cinta, kasih sayang, kemesraan kau yang kemudian kau tangisi
hingga kini kusadari …..
kau dan aku hanya ilusi
yang tak akan pernah tau kemana hati kan berlari
hanya kata maaflah yang patut kita cumbui
hingga kita kan mengerti arti cinta yang kita miliki
dan ahirnya kita diridhoi…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s