Jalan yang tak terbatas menuju ridho Alloh SWT

Jalan yang tak terbatas menuju ridho Alloh SWT   
Oleh: Siti Abidah
 Bulan agung Ramadhan,bulan yang penuh berkah telah lalu dan datang setelahnya bulan syawal dan bulan-bulan lainnya.Seperti yang kita ketahui bahwa bulan suci Ramadhan adalah bulan yang sangat utama dimana Alloh menurunkan rahmatNya kepada seluruh makhlukNya,melipat gandakan pahala dari amal ibadah semua makhlukNya,bulan kapan diturunkannya kitab suci Al_qur’an,dialah bulan puasa,bulan ibadah,bulan sedekah,bulan kebaikan bulan dimana “awwaluhu rohmah wausathuhu maghfiroh waakhiruhu ‘itqun minan naar”,sehingga merupakan kesempatan yang sangat tepat untuk kita semua sebagai makhluk Alloh untuk memperbanyak pahala di bulan ini dengan memperbanyak amal ibadah serta memohon ampunanNya atas dosa-dosa yang telah kita lakukan selama setahun dengan senantiasa memohon maghfirohNya.
Tapi ketika bulan Ramadhan berlalu dan datang bulan Syawal kemudian bulan-bulan berikutnya,apakah begitu saja kita lalai dan meninggalkan ibadah-ibadah yang kita lakukan ketika bulan Ramadhan seperti puasa,qiyamullail,membaca Al-qur’an,sodaqoh,mengerjakan sholat-shlaot sunnah dan ibadah-ibadah yang lain?
             Para sahabat Rosululloh SAW sangat mendambakan Ramadhan pada setiap bulan-bulan di setiap tahunnya.Hal itu karena mereka sangat paham dengan keutamaan-keutamaan yang Alloh berikan di dalam bulan suci ini,sampai mereka melakukan persiapan untuk menyambut bulan Ramadhan selama 6 bulan sebelum Ramadhan dengan melakukan ibadah-ibadah yang mereka lakukan pada bulan Ramadhan dan juga menjalani bulan-bulan  setelah Ramadhan dengan ibadah-ibadah bulan Ramadhan,sehingga seluruh bulan dari setiap tahun,mereka adalah bulan Ramadhan.Maka kita sebagai ummat Muhammad SAW,selayaknya mengikuti jejak Beliau bersama sahabat-sahabatnya untuk selalu berbulan Ramadhan walaupun kita berada diluar bulan Ramadhan yang penuh berkah itu dengan senantiasa meningkatkan ibadah-ibadah wajib dan sunnah seperti yang kita lakukan di bulan Ramadhan.
Maka apabila bulan puasa telah lalu,sesungguhnya waktu untuk selalu beramal tidak akan pernah berakhir kecuali dengan kematian.Dan seandainya puasa Ramadhan talah berakhir maka sesungguhnya puasa telah disayariatkan untuk dilaksanakn pada setiap waktu karena Rosululloh SAW telah memerintahkan ummatnya untuk melakukan puasa-puasa sunnah seperti puasa senin kamis,puasa arofah,puasa ayyamul biidh,dan puasa-puasa lain selain puasa Ramadhan yang mana telah di perintahkan oleh Alloh secara langsung dalam surat Al baqoroh ayat 183.Dan seandainya “qiyamu romadhon” telah usai,maka sesungguhnya “qiyamullail” telah disyariatkan oleh Alloh untuk dilakukan pada setiap malam,seperti sabda Rosululloh SAW
“Bahwa sesunguhnya Alloh SWT turun ke langit dunia dan tetap disitu sampai sepertiga malam terakhir dan berkata :”barang siapa yang berdoa kepadaKu niscaya akan Aku kabulkan dan barang siapa yang meminta kepadaKu niscaya akan Aku beri,dan barang siapa yang memohon ampunan kepadaKu niscaya Aku akan mengampuninya”.
Sesungguhnya Alloh telah mempermudah bagi kita jalan-jalan menuju kebaikan dan mengajak kita untuk menapakinya serta Alloh telah menjelaskan segala balasan-balasan atas amalan-amalan kita.Seperti sholat fardu lima waktu,adalah rukun islam yang kedua setelah syahadat,lima dalam pengamalan dan lima puluh di dalam timbangan mizan,dimana Alloh tentukan waktunya masing-masing secara tidak bersamaan sehingga tidak menyebabkan rasa bosan dan malas untuk mengerjakanya.Begitupun sholat-sholat sunnah rawatib yang brjumlah 12 rokaat,barang siapa melakukannya maka Alloh membangun untuknya sebuah rumah di surga.Kemudian sholat witir,adalah sunnah yang telah diperintahkan oleh Rosululloh kepada ummatnya dengan sabda Nabi “innalloha witrun yuhibbul witro”.Selanjutnya wirid-wirid sehabis sholat fardu,33 kali tasbih,33 kali tahmid,dan 33 kali takbir yang kemudian disempurnakan dengan bacaan kalimat tauhid,maka barang siapa yang melakukannya sesungguhnya Alloh telah mengampuni dosa-dosanya sekecil apapun itu.Kemudian ibadah wudlu,barang siapa yang menyempurnakan setiap wudlunya kemudian berdoa kepada Alloh,maka akan dibukakan baginya pintu2 surga dan memasukinya dari mana dia suka.Begitupun sodaqoh harta benda,sesngguhnya Alloh akan memberikan pahala kepadanya dan melipat gandakan setiap kebaikannya,dan ibadah-ibadah lain dengan setiap balasannya masing-masing.
Maka sesungguhnya jalan-jalan menuju ridho Alloh sangatlah banyak,oleh karena itu barang siapa yang ingin menapakinya,sesungguhnya semua jalan itu selalu terbuka untuknya.Bukan hanya bulan Ramadhan ladang bagi kita untuk menanam segala kebajikan yang akan kita panen di akhirat nanti,tetapi juga bulan-bulan lain selain Ramadhanpun adalah waktu bagi kita untuk senantiasa beramal mengamalkan segala perintah Alloh dan RosulNya demi mengharapkan keridhoanNya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s