Renungan Menuju Kemenangan yang Fitri

Oleh: Mohammed Syukron At-Toha

Semua umat Islam di dunia ini selalu mendambakan kehadiran bulan Ramadhan. Terlebih mereka yang tahu betul tentang arti bulan Ramadhan, sehingga mereka berharap agar semua bulan di setiap tahunnya adalah Ramadhan, sehingga mereka berharap agar semua bulan di setiap tahunnya adalah Ramadhan. Ketika kita merenungi lebih dalam tentang bulan Ramadhan yang mulia ini, tentu kita akan mendapati nikmat Allah Swt yang tak terhingga. Kita akan semakin larut dalam memahami maksud, tujuan, dan hikamah bulan Ramadhan. Terlebih ketika kita mengkaji sejarah nabi dan rasul serta para salafuna as-saleh, dimana di bulan Ramadhan mereka memperoleh kemenangan dalam pergerakan dakwahnya. Hal ini bisa menjadikan diri kita memaksimalkan kesempatan emas ini untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt dengan penuh harapan dan keyakinan mendapat ampunan-Nya di penghujung Ramadhan nanti. Sehingga kita termasuk orang-orang yang kembali pada fitrah seperti halnya bayi yang baru lahir. Allahumma Amin.
Ketika alam semesta ini tercipta, Allah Swt dengan sifat iradah-Nya telah memilih sebagian makhluknya sebagai pemimpin diantara mereka. Sebagaimana termaktub dalam Al-Quran surat Al-Qashash: 68
وَرَبُّكَ يَعْلَمُ مَا تُكِنُّ صُدُورُهُمْ وَمَا يُعْلِنُونَ}}
 Artinya: “dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki”
dan surat Al-An’am: 124
 { اللَّهُ أَعْلَمُ حَيْثُ يَجْعَلُ رِسَالَتَهُ }
artinya: “Allah Swt lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan”. Allah Swt juga telah memilih sebagian tempat sebagai tempat turunnya wahyu Allah Swt atau sebagai tempat beribadah sebagaimana termaktub dalam surat Ali ‘Imran: 96-97

{ إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِّلْعَالَمِينَ * فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَّقَامُ إِبْرَاهِيمَ وَمَن دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلاً وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ اللَّه غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ}

Artinya: ” Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim, barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia, mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, Yaitu (bagi) orang yang sanggup Mengadakan perjalanan ke Baitullah, barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam”. Begitu juga dengan waktu, Allah Swt telah memilih sebagian waktu sebagai waktu yang istimewa seperti bulan Ramadhan  dimana didalamnya terdapat malam lailatul qadar malam seribu bulan. Allah Swt berfirman dalam surat Al-Qadar: 3
{ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ}
Artinya: ” Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan”.
Adapun manifestasi Allah Swt dalam memuliakan bulan Ramadhan sangatlah banyak. Ia adalah satu-satunya bulan yang diterangkan dalam Al-Quran bahwa banyak sekali dalam bulan Ramadhan nikmat Allah Swt yang diberikan kepada hamba-Nya.
Dalam hal tujuan, ibadah puasa Ramadhan mempunyai hubungan erat dengan tujuan Al-Quran yaitu mendidik akal untuk diaplikasikan dalam memahami ayat-ayat Allah Swt, mendidik ruh untuk selalu berdzikir kepada Allah Swt, dan mengatur kehidupan manusia.
Kebanyakan orang beranggapan bahwa puasa hanyalah menahan lapar, dahaga, dan nafsu birahi mulai dari terbitnya matahari sampai terbenamnya matahari. Dan beranggapan ketika sudah melakukan hal wajib maka gugurlah kewajibannya. Padahal, puasa dan manifestasinya adalah ibadahruhaniyah  yang memiliki nilai moral tinggi. Puasa bukan sekadar  menahan lapar, dahaga, dan nafsu birahi mulai dari terbitnya matahari sampai terbenamnya matahari  tetapi juga menjaga anggota badan dari segala maksiat, seperti menghindari berkata bohong, membuka aib orang, dzalim, dan lain sebagainya.
Wa akhiran, marilah kita saling mengingatkan satu sama lainnya dimanapun, kapanpun, dan siapapun itu orangnya agar selalu ingat kepada Allah swt dan selalu meningkatkan ketakwaan kita setiap saat. Terlebih di bulan Ramadhan ini yang sebentar lagi meninggalkan kita. Semoga, kita adalah termasuk golongan orang-orang yang beruntung selalu mendapatkan rahmat, hidayah, inayah, serta maghfirah-Nya dan diterima semua amal ibadah kita khusunya puasa kita. Dan mendapati fitrah kita yang suci murni layaknya anak yang baru lahir, serta termasuk dalam golongan orang-orang saleh. Amin amin amin ya Rabbal ‘alamin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s